mantan oh mantan
Aq punya cerita..Buat siapa aja yang punya masalah sama mantan.
Cerita ini diawali sekitar yah..4 tahun yang lalu lah. Langsung aja kita sebut laki2 itu Arya dan perempuan itu Windy (maaf kalo ada yang tersinggung sama nama2 yang bakal aq sebut, ini cuma kebetulan aja kayanya).
Arya salah satu siswa SMA sekolah swasta di Denpasar, Bali. Di sekolahnya dy punya cwe namanya Juni, nggak tau apa yang terjadi sama Juni dy tiba2 bikin sakit Arya sama cwo laen, yang akhirnya ngebuat Arya memutuskan buat pindah ke sekolah ke Bandung, tempat kelahiran mamanya. Saat dy sekolah di Bandung ada salah satu temennya Arya yang ngenalin dy ke salah satu sobat cwenya nah..namanya Windy. Akhirnya mereka pacaran walaupun perasaan dan hatinya Arya masih ada di Juni.
Setaun udah mereka jalan walaupun bayangan Juni masih ada di kepala Arya, gimana nggak mereka masih calling2n apapun bentuknya, dari telpon2n, smsn, sampe kirim message and comment di friendster. Dengan hubungan yang membaik itu Arya mutusin buat balik ke Bali dan lanjutin sekolah di SMA negeri, sambil jalanin lagi hubungan mereka emh..maksudnya Arya sama Juni. Trus Windy gimana? Jelas dy di duain, jelas dy ditinggalin walaupun hubungan mereka masih berjalan. Windy nyariin Arya terus, sampe begah.
Kelulusan tiba, Windy mutusin buat lanjutin kuliah di Surabaya, Juni juga di Surabaya dan kalian tau Juni sama Windy satu kampus tapi beda jurusan. Juni di Fakultas Ekonomi, Windy di Fakultas Psikologi. Saat itu kembali hubungan Juni sama Arya bermasalah, kembali Juni nyari gara2, Arya memutuskan buat berentiin hubungan mereka. Windy pun jengah dengan hubungan yang nggak seimbang itu akhirnya memutuskan untuk putus sama Arya dan jalan sama kaka kelasnya di kampus. Arya pengen kuliah di Bandung dan masuklah dy ke Fakultas Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Islam yang bagus. Disana dy ketemu sama perempuan namanya Trias dan singkatnya mereka pacaran.
Hubungan Trias sama Arya nggak cukup baik awalnya, tapi setaun pertama di kampus mereka akhirnya bisa pacaran lancar setelah melewati beberapa kejadian. Tahun pertama hubungan mereka baik2 aja, tahun kedua ada sedikit gangguan. Saat itu Trias sama Arya lagi tukeran no HP, jam 23.00 sekitar itulah HP Trias bunyi, kode area yang pertama diliat adalah 031. Diangkat dan di seberang sana suara perempuan yang ada.
"Halo, emh Arya nya ada?"
"Ini siapa ya?"
"Temennya"
"Temennya siapa? Pasti punya nama"
"Windy"
"Windy? mantannya Arya?"
"Ko tau?"
"Taulah Arya cerita sama aq, Arya nggak ada disini dy dikostannya, telpon aja ke no yang sama dengan ini tapi belakangnya 02"
"Beneran nggak apa2?"
"Terserah, nggak apa2 ko"
Trias sedikit marah saat itu, dy cuma pengen tau ni cwe bakal bener nelpon Arya nggak setelah nada suara yang tidak bersahabat dari Trias, dengan waktu dy nelpon yang nggak tepat.
Eits..bener Windy nelpon ke Arya, Arya kaget ko bisa dy nelpon lagi. Waktu itu Arya minta maaf sama Trias atas kejadian itu. Perlu kalian tau sedikit tentang Trias, dy orang yang nggak pernah ada toleransi soal hubungan dengan masa lalu apapun bentuknya itu. Buat dy berhubungan dengan masa lalu berarti membuka kenangan yang nggak penting lagi buat dibahas, alesannya cuma buat jalin silahturahmi tapi dibalik itu pasti ada kenangan yang dibahas.
Besoknya Trias kirim comment ke Windy dengan bahasa yang cukup baik, mengutarakan apa yang dy nggak setuju dari apa yang dilakukan Windy, tapi cukup shock Windy membalas dengan bahasa kasar yang nggak diharapkan Trias saat itu. Waktu perang dingin itu berlanjut, sampe akhirnya Trias tau apa yang terjadi dari masa lalu Windy sama Arya. Trias cukup kaget bahwa mereka pernah melakukan sesuatu yang nggak seharusnya mereka lakukan karena belum menjadi muhrim.
Tapi apa yang harus Trias lakukan itu kejadian beberapa taun yang lalu, dan ternyata WIndy yang memutuskan untuk akhirin hubungan antara dy sama Arya. Apa yang harus di pertanggung jawabkan itu yang terlintas di pikirannya Arya dan Trias saat mereka diskusi. Akhirnya Trias tau dan paham kenapa Windy sebegitu parahnya ngelawan Trias saat itu untuk tetap berhubungan dengan Arya padahal saat itu Dika pun tidak ada keinginan sama sekali buat berhubungan denga masa lalunya. Ada ketidak puasan yang dirasain Windy saat hubungan mereka berlangsung, yang ngebuat Trias jengah dengan kelakuan mantan dari pacarnya itu. Apa yang terjadi dengan Windy? seperti apa dy sekarang juga nggak tau. dy selalu merasa diri dy baik2 aja padahal orang2 yang liat dy dah nggak normal dari bahasa yang keluar dari sikap yang aneh, dan kalian tau Windy ngebuka aib Juni ke orang satu kampus karena dy ngerasa Juni adalah rival dy yang paling menyebalkan. Juni jelas tau tapi apa yang harus dy lakuin? itu kenyataan.
Buat kalian yang punya masalah kaya gini, kuat2 ye sama orang kaya mantannya dika. Hidup tu bukan ada di satu titik. ngancurin masa depan juga adalah salah satu titik yang mesti kita pilih or nggak. itu sedikit cerita tentang hari ini besok nggak tau ceritanya apa lagi.
C.U
Cerita ini diawali sekitar yah..4 tahun yang lalu lah. Langsung aja kita sebut laki2 itu Arya dan perempuan itu Windy (maaf kalo ada yang tersinggung sama nama2 yang bakal aq sebut, ini cuma kebetulan aja kayanya).
Arya salah satu siswa SMA sekolah swasta di Denpasar, Bali. Di sekolahnya dy punya cwe namanya Juni, nggak tau apa yang terjadi sama Juni dy tiba2 bikin sakit Arya sama cwo laen, yang akhirnya ngebuat Arya memutuskan buat pindah ke sekolah ke Bandung, tempat kelahiran mamanya. Saat dy sekolah di Bandung ada salah satu temennya Arya yang ngenalin dy ke salah satu sobat cwenya nah..namanya Windy. Akhirnya mereka pacaran walaupun perasaan dan hatinya Arya masih ada di Juni.
Setaun udah mereka jalan walaupun bayangan Juni masih ada di kepala Arya, gimana nggak mereka masih calling2n apapun bentuknya, dari telpon2n, smsn, sampe kirim message and comment di friendster. Dengan hubungan yang membaik itu Arya mutusin buat balik ke Bali dan lanjutin sekolah di SMA negeri, sambil jalanin lagi hubungan mereka emh..maksudnya Arya sama Juni. Trus Windy gimana? Jelas dy di duain, jelas dy ditinggalin walaupun hubungan mereka masih berjalan. Windy nyariin Arya terus, sampe begah.
Kelulusan tiba, Windy mutusin buat lanjutin kuliah di Surabaya, Juni juga di Surabaya dan kalian tau Juni sama Windy satu kampus tapi beda jurusan. Juni di Fakultas Ekonomi, Windy di Fakultas Psikologi. Saat itu kembali hubungan Juni sama Arya bermasalah, kembali Juni nyari gara2, Arya memutuskan buat berentiin hubungan mereka. Windy pun jengah dengan hubungan yang nggak seimbang itu akhirnya memutuskan untuk putus sama Arya dan jalan sama kaka kelasnya di kampus. Arya pengen kuliah di Bandung dan masuklah dy ke Fakultas Ilmu Komunikasi di salah satu Universitas Islam yang bagus. Disana dy ketemu sama perempuan namanya Trias dan singkatnya mereka pacaran.
Hubungan Trias sama Arya nggak cukup baik awalnya, tapi setaun pertama di kampus mereka akhirnya bisa pacaran lancar setelah melewati beberapa kejadian. Tahun pertama hubungan mereka baik2 aja, tahun kedua ada sedikit gangguan. Saat itu Trias sama Arya lagi tukeran no HP, jam 23.00 sekitar itulah HP Trias bunyi, kode area yang pertama diliat adalah 031. Diangkat dan di seberang sana suara perempuan yang ada.
"Halo, emh Arya nya ada?"
"Ini siapa ya?"
"Temennya"
"Temennya siapa? Pasti punya nama"
"Windy"
"Windy? mantannya Arya?"
"Ko tau?"
"Taulah Arya cerita sama aq, Arya nggak ada disini dy dikostannya, telpon aja ke no yang sama dengan ini tapi belakangnya 02"
"Beneran nggak apa2?"
"Terserah, nggak apa2 ko"
Trias sedikit marah saat itu, dy cuma pengen tau ni cwe bakal bener nelpon Arya nggak setelah nada suara yang tidak bersahabat dari Trias, dengan waktu dy nelpon yang nggak tepat.
Eits..bener Windy nelpon ke Arya, Arya kaget ko bisa dy nelpon lagi. Waktu itu Arya minta maaf sama Trias atas kejadian itu. Perlu kalian tau sedikit tentang Trias, dy orang yang nggak pernah ada toleransi soal hubungan dengan masa lalu apapun bentuknya itu. Buat dy berhubungan dengan masa lalu berarti membuka kenangan yang nggak penting lagi buat dibahas, alesannya cuma buat jalin silahturahmi tapi dibalik itu pasti ada kenangan yang dibahas.
Besoknya Trias kirim comment ke Windy dengan bahasa yang cukup baik, mengutarakan apa yang dy nggak setuju dari apa yang dilakukan Windy, tapi cukup shock Windy membalas dengan bahasa kasar yang nggak diharapkan Trias saat itu. Waktu perang dingin itu berlanjut, sampe akhirnya Trias tau apa yang terjadi dari masa lalu Windy sama Arya. Trias cukup kaget bahwa mereka pernah melakukan sesuatu yang nggak seharusnya mereka lakukan karena belum menjadi muhrim.
Tapi apa yang harus Trias lakukan itu kejadian beberapa taun yang lalu, dan ternyata WIndy yang memutuskan untuk akhirin hubungan antara dy sama Arya. Apa yang harus di pertanggung jawabkan itu yang terlintas di pikirannya Arya dan Trias saat mereka diskusi. Akhirnya Trias tau dan paham kenapa Windy sebegitu parahnya ngelawan Trias saat itu untuk tetap berhubungan dengan Arya padahal saat itu Dika pun tidak ada keinginan sama sekali buat berhubungan denga masa lalunya. Ada ketidak puasan yang dirasain Windy saat hubungan mereka berlangsung, yang ngebuat Trias jengah dengan kelakuan mantan dari pacarnya itu. Apa yang terjadi dengan Windy? seperti apa dy sekarang juga nggak tau. dy selalu merasa diri dy baik2 aja padahal orang2 yang liat dy dah nggak normal dari bahasa yang keluar dari sikap yang aneh, dan kalian tau Windy ngebuka aib Juni ke orang satu kampus karena dy ngerasa Juni adalah rival dy yang paling menyebalkan. Juni jelas tau tapi apa yang harus dy lakuin? itu kenyataan.
Buat kalian yang punya masalah kaya gini, kuat2 ye sama orang kaya mantannya dika. Hidup tu bukan ada di satu titik. ngancurin masa depan juga adalah salah satu titik yang mesti kita pilih or nggak. itu sedikit cerita tentang hari ini besok nggak tau ceritanya apa lagi.
C.U
Label: mantan, mantan oh mantan, triassays


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda